Posts tagged ‘puisi’

Segera, aku akan meninggalkanmu

Dalam diam yang terusik
ada namamu yang begitu sejuk
memeluk hatiku
memenjarakan nafasku
dalam cinta

Aku mencoba mengerti
mengapa langkah kita tak pernah sama
tak pernah satu

Kita seiring sejalan
tapi tak pernah bertemu

Ternyata cinta bukan lagi alasan untuk kita
terus bersama
ketika hidup tak begitu ramah
padaku
padamu
pada kita

Cinta adalah kekuatan yang pernah buat kita tersenyum

tapi juga yang memisahkan kita

Dalam diam yang terusik
selalu ada namamu yang begitu sejuk
selalu memeluk hatiku
selalu dalam nafasku

aku cinta padamu

tapi segera, aku meninggalkanmu.

Pekanbaru, 28 Juli 2010

Aku berpijak di tepian waktu yang mengabur
Memegangi nafas
Mencoba melangkah
Satu kali lagi
Satu hari lagi
Ku yakinkan hati untuk berbuat
Karena hidup benar-benar sekali
Di tepian waktu ini aku menunggu
Ia mengecupku

Pekanbaru, 25 April 2010

Crrittt…!!! (hape gw bunyi)

From: +6285271572***

Askm. Slamat mlm. Pmenang 3 bsr lmba crpen BM:
1. Bambang Kariyawan
2. Muflih Helmi
3. Ahmad Ijazi H

Selamat kpd para pmenang. Hadiah bs diambil di sekre Bahana dgn mnunjukkan idntitas diri. Bagi yg blm menang jgn brkecil hati. Teruslah brkarya. Ttd panitia lomba.

Sent: 25-July-2009 20:34:35

Oke. Berarti gw nggak menang.

Kenapa mereka sms gw?? Hahahaha…

Apa karena 3 hari yang lalu gw sms ke nomor panitianya, nanyain sebenarnya lombanya udah keluar hasilnya apa belum, kalau sudah, keluarnya di mana?? Soalnya di petunjuk lomba dikasih tau bahwa pengumuman pemenang itu ada di Koran Riau Pos edisi 10 Juli (lalu).

Tapi nyatanya kagak ada. Gw tungguin edisi Minggu juga ga ada.

Panitia lombanya minta nomor HP. Email. Alamat. Gw pikir akan dengan mudah kalo ngasih tau lewat email, haha.

Atau lewat HP. Bagi yang menang sih. Hihi. Seperti tahun lalu pas gw menang lomba nulis puisi yang mereka juga yang jadi panitia. Mereka sms gw.

Tapi parahnya, mereka ga tahu judul puisi gw yang menang itu apa. Ck ck ck… Gw beneran menang ga sih? Hihi.

Well, gw ga tahu kali ini persiapan mereka lebih baik dari kemarin atau tidak. Gw juga ga tahu siapa yang bakalan jadi juri buat cerpen gw yang gw kirim.

Congrats buat yang menang.

*Gw kenal ma juara 1 nya, tahun lalu dia yang jadi juara 2 nulis puisinya, hehe. :D


ADALAH RINDU ITU

Adalah rindu yang telah menuntun lelah ini untuk bicara

Biarpun itu hanya jadi tetesan pena yang kering menjuntai

Paling tidak ku telah berucap pada diri

Di sela-sela waktu yang mestinya ku punya untuk diri

Tak bisa ternyata ku tolak hadirnya dirimu

Dalam segala bentuk

Terkadang aku takut pada pemikiran gila ini

Adalah rindu yang telah mengajak hati ini untuk berdamai

Padahal semula tak pernah lagi ku biar

Ada asa bentuk lain yang menjelma

Biarlah sudah

Segala penat tak jua kan jadi gundah

Tak bisa pula engkau ku tuduh salah

Hhh…

Apalah diri ini

Yang hanya mampu berucap

Apalah hati ini…

Pekanbaru. Laboratorium Anatomi Basah. 23 Mei 2006

Puisi ini pernah menang en dapet juara III dalam suatu lomba. Tapi sampai sekarang nggak pernah ngerti kenapa bisa menang, haha. Secara diriku menulisnya ketika sedang terkantuk-kantuk mengikuti perkuliahan Anatomi…