Lalu kita bicara secara terbuka
Tentang hari yang terlewatiSaat aku dan kamu masih satu hati
Sungguh gerimis pagi
Aku merindukanmu sejak malam buta
sekering tinta di tanganku
yang tak mampu menggoreskan kataSaat kau datang
hingga kau pergiTerlalu aku merindukanmu
Begitu aku menantikanmuSubuh itu, kita bertemu
Pekanbaru, 29 Juli 2010