Mata ini benar-benar berat rasanya. Tapi mau bagaimana lagi, hati ini masih tidak tenang karena urusan belum selesai.
Satu hari kembali berlalu dengan ketidakpastian yang masih menggantung. Tidur merupakan pelarian terbaik namun bangun adalah mimpi buruk yang begitu nyata. Karena pagi adalah jawaban yang masih berupa tanda tanya.
Adakah bahagia di sana?

it's like a heaven
Aku percaya pada akhir yang bahagia. Aku percaya pada jalan yang terjal berliku yang mesti ditempuh seseorang demi mencapai keinginannya. Pertanyaannya adalah seberapa berat esok bagiku?
Karena hidup adalah apa yang kau pikirkan, maka aku berusaha membuat pikiran tunduk pada keniscayaan. Bahwa di akhir nanti, tidak akan ada tangis yang mengalir.
Semua akan baik-baik saja. Aku mengandalkan dirimu.
Selamat malam dunia yang gerimis. Aku akan meninggalkanmu sejenak. Ramahlah saat bertemu aku besok pagi.
Leave a Reply